Selasa, 24 Juni 2014

Obyek Wisata Yang Ada Di Paringin Kabupaten Balangan



Kabupaten Balangan dengan ibukota Paringin memiliki cukup banyak lokasi yang dapat dijadikan sebagai obyek wisata, baik itu berupa Wisata Alam, Wisata Buatan, Wisata Religius, Wisata Sejarah/Wisata Budaya, dan Wisata Adat yang cukup potensial untuk dikembangkan.
WISATA ALAM

Kamis, 19 Juni 2014

Tips dan Trik dalam Mengikuti Aplinet di UMM


     Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh


Dalam beberapa hari yang lalu saya sedang mengikuti pelatihan dan kegiatan aplikasi internet atau APLINET di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dalam kegiatan APLINET tersebut di berikan materi di kampus dan mengerjakan beberapa tugas evaluasi di Luar kampus. Agar lebih mudah kerjakan tugas-tugas itu di warnet dekat Kampus :D . berikut ini ada sedikit Tips dan trik dalam mengikuti APLINET maupun mengerjakan tugas-tugas APLINET :


  1. Semangat dalam mengikuti aplinet
  2. Datang tepat waktu biar tidak ketinggaln materi
  3. Berkelakuan baik dalam mengikuti apliet
  4. Pahami semua materi yang di berikan
  5. Mengerjakan tugas yang di berikan dengan sebaik mungkin
  6. Gunakan waktu sebaik mungkin
  7. Jika tugas di berikan jangan mengeluh
  8. Jangan pernah malu betanya jika belum terlalu paham dengan materi


            Sekian Tips dan Trik dalam mengikuti APLINET saya.semoga dapat bermanfaat :D


            Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Perkembangan Teknologi

. .
Perkembangan Teknologi - Tak dapat dipungkiri jika Perkembangan teknologi masa kini berkembang sangat pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi-inovasi yang telah dibuat di dunia ini. Dari hingga yang sederhana, hingga yang menghebohkan dunia.
"Fakultas Ilmu Sosial dan Politik"

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang  pada awalnya bernama Fakultas Kesejahteraan Sosial didirikan pada tanggal 11 Juli  tahun 1968 sebagai afilial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dua tahun kemudian  (1970) berubah menjadi Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dan sekaligus mulai berdiri sendiri lepas dari Universitas Muhammadiyah Jakarta. Saat itu FIS baru mengembangkan satu jurusan yaitu
Prodi
Akreditasi
A
A
A
A
A
Lokasi : Gedung kuliah Bersama (GKB) I
Email : -
Telp : +62 341 464318-19 (hunting) Ext. 132

Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial dengan status terdaftar, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 022/A/I/1975 tertanggal 16 April 1975 dengan fasilitas kampus yang berada di Jl. Bandung No.1 Malang.  Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial terus berkembang dan memperoleh kepercayaan dari masyarakat, sehingga pemerintah lewat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 10 Mei 1982 mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: 0168/0/1982, meningkatkan status dari terdaftar menjadi diakui. Tiga tahun kemudian pada tanggal   yang sama, jurusan pertama di FISIP UMM ini statusnya sudah disamakan, berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 0257/0/1985.
"KAMPUS"
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) adalah perguruan tinggi swasta terakreditasi "A" dengan Nomor SK: 074/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013, yang berpusat di kampus III terpadu Universitas Muhammadiyah Malang, Jalan Raya Tlogomas 246 Kota Malang, Jawa Timur. Universitas yang berdiri pada tahun 1964 ini berinduk pada organisasi Muhammadiyah dan merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di Jawa Timur. UMM termasuk dalam jajaran PTS terkemuka di Indonesia bersama UII dan UMY. Oleh karena didominasi warna dinding putih, UMM sering disebut sebagai kampus putih
UMM merupakan salah satu universitas yang tumbuh cepat, sehingga oleh PP Muhammadiyah diberi amanat sebagai perguruan tinggi pembina untuk seluruh PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) wilayah Indonesia Timur. Program-program yang didisain dengan cermat menjadikan UMM sebagai "The Real University", yaitu universitas yang benar-benar universitas dalam artian sebagai institusi pendidikan tinggi yang selalu komit dalam mengembangkan Tri Darma Perguruan Tinggi
 "OBYEK WISATA KABUPATEN BALANGAN"

Kabupaten Balangan punya slogan Banua Sanggam. Dalam Bahasa Banjar, Banua berarti kampung atau daerah. Sedangkan Sanggam bermakna rasa persaudaraan yang kuat.
Tapi, Sanggam dalam slogan ini sebenarnya merupakan singkatan dari Sanggup Begawi Gasan Masyarakat. Artinya, Sanggup Bekerja untuk Masyarakat. Inilah slogan para pemimpin di daerah ini. [Slogan yang cuma gombal atau tidak, ya?]
Balangan memiliki luas wilayah 1.878,3 kilometer persegi. Delapan puluh tujuh persen diantaranya berupa daratan. Termasuk di dalamnya, hutan-hutan di Pegunungan Meratus. Sementara sisanya daerah perairan, yang terdiri dari sungai dan rawa-rawa. Ada sekitar 117 ribu jiwa yang berdiam di Balangan.
Terdapat delapan kecamatan di Balangan, yaitu Paringin, Paringin Selatan, Batumandi, Lampihong, Juai, Halong, Awayan dan Tebing Tinggi. Halong merupakan kecamatan terluas dengan 659,84 kilometer persegi. Dan Lampihong yang luas wilayahnya 96,96 kilometer persegi, menjadi yang terkecil.
Pusat kabupaten berada di Paringin. Monumen Perjuangan Rakyat Balangan dan Pasar Paringin menjadi landmark daerah ini.

Rabu, 18 Juni 2014

Resep Soto Banjar Khas Kalimantan Selatan Soto Banjar adalah salah satu makanan khas yang berasal dari Kalimantan Selatan, tepatnya dari suku Banjar. Resep soto Banjar ini sama halnya dengan soto ayam biasa yang menggunakan bwang merah dan bawang putih serta merica untuk bumbunya namun tidak menggunakan kunyit. Soto Banjar berisikan suwiran daging ayam yang disantap dengan ketupat dan juga telur rebus. Aromanya benar-benar sangat khas karena soto Banjar juga menggunakan rempah-rempah seperti kayu manis, pala, dan cengkeh. Cara Membuat Soto Banjar resep-soto-banjar Banyak vitamin dan zat yang bagus yang terkandung di dalamnya karena soto Banjar menggunakan komposisi yang dapat memberikan energy dan protein. Untuk cara membuatnya, dapat disimak berikut ini. Bahan: - 1 ekor ayam, potong jadi 4 bagian - 1,5 liter kaldu ayam - 1 sdm mentega - 3 butir telur rebus - Soun - Perkedel kentang Bumbu: - 4 buah cengkeh - 3 buah kapulaga - Kayu manis - 4 tangkai daun bawang - 2 tangkai seledri - 10 siung bawang merah - 5 siung bawang putih - ½ sdt lada - ½ bagian pala - Garam secukupnya - Penyedap rasa secukupnya Bahan untuk sambal: - 50 gram cabai merah - 10 gram cabai rawit - 5 butir kemiri - 1 sdt terasi - Garam dan penyedap rasa secukupnya Cara membuat resep soto Banjar: 1. Daging ayam dibersihkan terlebih dahulu. Lalu rebus sampai daging menjadi lunak. Setelah itu angkat dan suwir kecil-kecil. 2. Bawang merah, bawang putih, lada, dan lada dihaluskan. 3. Tumis bumbu halus dengan mentega. Lalu sisihkan. 4. Kaldu ayam direbus, masukkan daun bawang, cengkeh, kayu manis, daun seledri, kapulaga, dan juga garam dan penyedap rasa secukupnya. Lalu tambahkan pula tumisan bumbu. Rebus sampai mendidih. 5. Selagi menunggu sampai mendidih, soun dicuci bersih lalu direndam di air hangat sebentar saja. Lalu tiriskan. 6. Setelah itu telur rebus diiris jadi beberapa bagian. 7. Tata sound an juga irisan telur di mangkok saji. Tambahkan juga suwiran ayam. Siram dengan kuah kaldu yang sudah dimasak tadi. 8. Untuk membuat sambalnya, semua bahan sambal dihaluskan. Lalu ditumis sebentar dan angkat. Dihaluskan lagi dengan ditambah penyedap rasa secukupnya. 9. Sebagai pelengkapnya, bisa ditambahkan perkedel kentang, jeruk nipis, sambal, dan juga kecap manis agar tambah sedap. 10. Resep soto Banjar sudah selesai dan siap disantap.
           

Dilihat dari latar belakang historisnya, konsep kesetaraan gender menurut Rowbotham sebenarnya lahir dari  pemberontakan kaum perempuan di negara-negara barat akibat penindasan yang dialami mereka selama berabad-abad lamanya. Sejak zaman Yunani, Romawi, Abad Pertengahan (the Middle Ages), dan bahkan pada “abad pencerahan” sekali pun,  barat menganggap wanita sebagai makhluk inferior, manusia yang cacat, dan sumber dari segala kejahatan atau dosa.  Hal ini pun kemudian memunculkan gerakan  perempuan barat menuntut hak dan kesetaraan perempuan dalam bidang ekonomi dan politik  yang  pada akhirnya dikenal dengan sebutan feminis. Kelahiran “feminisme” dibagi menjadi tiga gelombang, yakni feminisme gelombang pertama yang dimulai dari publikasi Mary Wollstonecraft berjudul “Vindication of the Rights of Women” pada tahun 1972, yang menganggap kerusakan psikologis dan ekonomi yang dialami perempuan disebabkan oleh ketergantungan ekonomi pada laki-laki dan peminggiran perempuan dari ruang publik. Setelah itu, muncul feminisme gelombang kedua  dengan doktrinnya yang memandang perbedaan gender sengaja diciptakan untuk memperkuat penindasan terhadap perempuan. Pada gelombang kedua inilah dimulai gugatan perempuan terhadap institusi pernikahan, keibuan (motherhood), hubungan lawan jenis (heterosexual relationship) dan secara radikal mereka berusaha mengubah setiap aspek dari kehidupan pribadi dan politik.  Terakhir adalah feminisme gelombang ketiga yang lebih menekankan kepada keragaman (diversity),  sebagai contoh ketertindasan kaum perempuan heteroseksual yang dianggap berbeda dengan ketertindasan yang dialami kaum lesbi dan sebagainya.
Indonesia pun memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kesetaraan gender. Sejak era Kartini, kaum perempuan di Indonesia mulai menyadari arti pentingnya kesetaraan gender dalam memperoleh hak-hak publik seperti yang diperoleh kaum lelaki. Pada dasarnya, jaminan persamaan kedudukan laki-laki dan perempuan khususnya di bidang pemerintahan dan hukum telah ada sejak Undang-Undang Dasar 1945 dibentuk yakni dalam pasal 27 ayat 1.  Namun pada kenyataannya, masih banyak program-program pembangunan yang biayanya dari anggaran keuangan pemerintah Indonesia sendiri atau dari dana bantuan maupun pinjaman luar negeri, yang hasil maupun dampak positifnya lebih memihak laki-laki, ketimbang perempuan. Selain itu, alokasi dana dan sumber-sumber untuk sektor-sektor yang akrab dengan perempuan dan menyentuh pada kehidupan privat di pelosok-pelosok Indonesia sangatlah minim. Dikeluarkannya Instruksi Presiden nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender merupakan indikator bahwa isu gender yang terus bergulir belum mendapatkan perhatian khusus dalam berbagai bidang pembangunan, termasuk pembangunan politik yang berwawasan gender. Bahkan partisipasi perempuan dalam kehidupan politik di Indonesia memperlihatkan representasi yang rendah dalam semua tingkat pengambilan keputusan, baik di tingkat eksekutif, yudikatif, maupun birokrasi, partai politik, bahkan kehidupan politik lainnya. Oleh karena itu pada makalah ini, penulis mencoba untuk membahas pendahuluan yang berisikan latar belakang dan pernyataan argumen. Selanjutnya, penulis juga akan menguraikan beberapa gagasan-gagasan serta bukti-bukti yang mendukung argumen tersebut pada bab berikutnya, yaitu bagian pembahasan. Dan di bagian terakhir makalah ini, penulis akan mencoba untuk memberikan ringkasan kesimpulan dan juga  saran.

Selasa, 17 Juni 2014


Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia sekaligus Presiden Direktur Central Election Political Party Khusnul Maria, Ph.D ikut serta menandatangani "Wall of Rock"
“Belajar politik berarti belajar mengenai teori kekuasaan,” kata dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) Khusnul Maria, Ph.D. Presiden direktur Central Election Political Party  ini tampil menyampaikan keynote speak di acara Rock the Vote Indonesia di Hall UMM Dome, Selasa (10/6). Acara diikuti 500an siswa dan mahasiswa yang merupakan pemilih pemula dalam Pilpres nanti.
Acara ini merupakan hasil kerjasama antara CEPP dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tujuannya, untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada seluruh pemilih pemula untuk memberikan hak pilih suara mereka pada pemilihan presiden tanggal 9 Juli mendatang.
 “Acara ini merupakan bentuk pemahaman kepada seluruh pihak terutama pemilih pemula untuk mengetahui bahwa politik yang bermakna kekuatan bukanlah berarti menguasai segala aset yang dimiliki negara, namun dengan kekuasaan tersebut mampu mengatur segala kekayaan untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Khusnul yang membawa acara serupa ke seluruh wilayah nusantara.
Pengetahuan ini dirasa penting untuk para pemilih pemula, sebab banyak dari mereka masih belum mengetahui makna demokrasi yang sebenarnya. Mereka juga masih awam dalam pengetahuan pemilihan umum. Selain itu, dari jumlah pemilih di Indonesia ini, kurang lebih 30% jumlah pemilih disumbang dari para pemilih pemula. Pemilih pemula diharapkan mampu untuk menilai tokoh yang mampu  dijadikan sebagai pemimpin dan tonggak perubahan yang lebih baik bagi Indonesia.
Mahasiswa baru FISIP antusias mengikuti acara Rock the Vote Indonesia
Dalam acara ini juga terdapat pembacaan The Spirit of Election dan pembacaan deklarasi bagi pemilih pemula yang diikuti oleh seluruh mahasiswa semester dua FISIP UMM. Dalam deklarasi tersebut peserta mengikuti dengan khidmat dan penuh dengan semangat.
Deklarasi tersebut menyebutkan bahwa mereka sebagai pemilih pemula siap  untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa dan turut berpartisipasi menentukan masa depan bangsa dengan turut serta dalam pesta demokrasi mendatang. Kegiatan yang mereka lakukan selanjutnya adalah menandatangani “Wall of Rock”, yakni kain putih sepanjang 10 meter yang berisi tulisan dan harapan untuk pelaksanaan pemilihan umum dan sosok pemimpin Indonesia.
Turut dihadiri juga oleh Kasubdid Implementasi Kebijakan Politik Dirjen Kasebagpol, Sri Handoko Taruna, M.Si. Dalam sambutannya Handoko menyebutkan bahwa acara ini merupakan bentuk inovasi dari Kasebagpol untuk memberikan pengertian bahwa pemilu merupakan hal yang penting, pemilu bukanlah hal yang sia-sia. “Segala apapun yang kita lakukan ini tidak lain demi masa depan bangsa ini,” tandas Handoko. (ida/nas)