Sabtu, 04 April 2020

Mengenal Lebih Dalam Social Distancing sebagai Cara Ampuh Cegah Covid-19

Mengenal Lebih Dalam Social Distancing sebagai Cara Ampuh Cegah Covid-19

Syarifullah/201410050311014/B


Wabah virus Corona di Indonesia membuat Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan bagi masyarakat untuk bekerja di rumah. Hal ini dikatakan sebagai social distancing atau pembatasan interaksi dengan disiplin.

COVID-19 kini telah menginfeksi lebih dari 169.000 kasus secara global. Di Indonesia sendiri, sampai saat ini sudah ada Terkonfirmasi 2.273 orang, Sembuh 164 orang, dan 198 pasien yang meninggal dunia. Sebagai salah satu upaya mengurangi risiko penularan COVID-19, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyarankan untuk menjalani social distancing.

Lantas, apa itu social distancing dan bagaimana jarak sosial ini dianggap dapat menurunkan risiko penularan virus SARS-CoV-2. Dilansir dari John Hopkins University, social distancing adalah salah satu upaya dalam mengurangi resiko infeksi menular dan tidak berdekatan dengan orang sakit. Social distancing tidak sekadar membatasi kontak dengan orang sakit, melainkan juga dengan membatalkan acara kelompok hingga menutup fasilitas umum untuk menghindari keramaian.

Pengertian social distancing ?
Social distancing adalah praktik kesehatan yang bertujuan mencegah orang sakit melakukan kontak dalam jarak dengan orang sehat untuk mengurangi peluang penularan.

Mengutip dari laman resmi Center for Disease Control dan Prevention (CDC) AS, social distancing adalah menjauhi perkumpulan, menghindari pertemuan massal, dan menjaga jarak antar manusia. Jarak yang dianjurkan oleh pemerintah AS adalah sekitar dua meter.

Social distancing sendiri dianggap bisa mengurangi risiko penyebaran COVID-19 karena virus menular dari manusia ke manusia melalui droplet (partikel air liur) ketika penderita bersin atau batuk.

Pengertian virus corona atau covid-19 ?
Virus corona atau Covid-19 adalah keluarga virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti sindrom pernafasan akut akut (SARS) dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS).

Virus ini awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. SARS, misalnya, ditransmisikan dari kucing luwak ke manusia sementara MERS pindah ke manusia dari jenis unta.

Bagaimana social distancing sebagai cara ampuh cegah covid-19 ?
1. Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
2. Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
3. Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
4. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
5. Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
6. Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
7. Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
8. Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
9. Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
10. Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Metode ini sebenarnya pernah digunakan ketika wabah flu Spanyol 1918 dan dinilai cukup efektif di beberapa negara yang terinfeksi. Sebuah studi PNAS mengungkapkan bahwa kota-kota yang melakukan social distancing saat awal pandemi memiliki tingkat kematian yang cukup rendah. Jarak sosial yang dilakukan saat flu Spanyol ini berupa menutup sekolah dan melarang acara di tempat umum.

Isolasi diri sendiri sebenarnya dapat dilakukan, tetapi alangkah baiknya ketika Anda mengalami sejumlah gejala berkaitan dengan COVID-19 segera memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan.

Tindakan karantina adalah membatasi orang yang datang dan pergi ke daerah tertentu. Negara mempunyai kekuatan agar proses karantina berlangsung lancar di kota masing-masing. Baik isolasi dan karantina setidaknya dapat dilakukan untuk memperlambat penyebaran penyakit menular.

Social distancing tidak akan efektif jika Anda tidak menjaga kebersihan dan kesehatan diri sendiri sebagai upaya mengurangi risiko penularan dan penyebaran COVID-19. Tetap mendapatkan tidur yang cukup, memenuhi kebutuhan nutrisi dan rutin berolahraga di rumah setidaknya menjaga daya tahan tubuh menghadapi wabah penyakit.

Efektivitas Social Distancing
Dikutip dari berbagai sumber, para ahli menyatakan praktik social distancing ini berhasil berdasarkan studi pada pandemi influenza Spanyol 1918.

Sebuah studi yang dirilis 2007 menyebutkan bahwa kota-kota di Spanyol yang mempraktekkan social distancing seperti melarang pertemuan di tempat publik hingga menutup sekolah, berhasil menekan tingkat kematian secara signifikan.

Untuk kasus virus corona sendiri, belum terdapat penelitian ilmiah yang mempelajari pengaruh social distancing. Namun, jika merujuk pada pengalaman pandemi influenza di Spanyol tersebut, terdapat potensi besar bahwa praktik social distancing dapat menekan penularan virus corona.

Sebab, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengkategorikan virus corona sebagai pandemi. WHO mendefinisikan pandemi sebagai penyebaran penyakit baru ke seluruh dunia.

WHO juga telah merekomendasikan Indonesia untuk melakukan tindakan mendesak untuk mengurangi transmisi dan mencegah penyebaran lebih lanjut. Salah satunya, meningkatkan sosialisasi langkah-langkah kesehatan masyarakat seperti menjaga kebersihan tangan dan mempraktekkan social distancing. Beberapa negara telah menganjurkan implementasi praktik social distancing kepada warganya, salah satunya AS.

Terkait Permasalahan Social Distancing dengan Covid-19 menggunakan rumus MOMMY :

Mapping : Pemerintah Pusat yang memiliki wewenang dalam membuat kebijakan.
Output : Social distancing juga satu dari sedikit cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan infeksi virus. Hal ini dikarenakan vaksin COVID-19 masih dalam pengembangan dan belum ada obat untuk memperlambat infeksi virus. Oleh karena itu, melakukan karantina terhadap diri sendiri untuk mempertimbangkan resiko penularan dan penyebaran infeksi virus ternyata cukup penting.
Media : Media Koran Digital dan Media Online (Instagram, Twitter, Facebook).
Message : Hindari jabat tangan jika ada pertemuan, apalagi berpeluk dan bergandengan tangan dan tempat yang punya risiko tinggi, hindari karena potensi penularannya tinggi lewat kontak tubuh.
Why Social distancing jaga jarak demi kepentingan bersama di Covid-19.

Selasa, 24 Juni 2014

Obyek Wisata Yang Ada Di Paringin Kabupaten Balangan



Kabupaten Balangan dengan ibukota Paringin memiliki cukup banyak lokasi yang dapat dijadikan sebagai obyek wisata, baik itu berupa Wisata Alam, Wisata Buatan, Wisata Religius, Wisata Sejarah/Wisata Budaya, dan Wisata Adat yang cukup potensial untuk dikembangkan.
WISATA ALAM

Kamis, 19 Juni 2014

Tips dan Trik dalam Mengikuti Aplinet di UMM


     Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh


Dalam beberapa hari yang lalu saya sedang mengikuti pelatihan dan kegiatan aplikasi internet atau APLINET di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dalam kegiatan APLINET tersebut di berikan materi di kampus dan mengerjakan beberapa tugas evaluasi di Luar kampus. Agar lebih mudah kerjakan tugas-tugas itu di warnet dekat Kampus :D . berikut ini ada sedikit Tips dan trik dalam mengikuti APLINET maupun mengerjakan tugas-tugas APLINET :


  1. Semangat dalam mengikuti aplinet
  2. Datang tepat waktu biar tidak ketinggaln materi
  3. Berkelakuan baik dalam mengikuti apliet
  4. Pahami semua materi yang di berikan
  5. Mengerjakan tugas yang di berikan dengan sebaik mungkin
  6. Gunakan waktu sebaik mungkin
  7. Jika tugas di berikan jangan mengeluh
  8. Jangan pernah malu betanya jika belum terlalu paham dengan materi


            Sekian Tips dan Trik dalam mengikuti APLINET saya.semoga dapat bermanfaat :D


            Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Perkembangan Teknologi

. .
Perkembangan Teknologi - Tak dapat dipungkiri jika Perkembangan teknologi masa kini berkembang sangat pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi-inovasi yang telah dibuat di dunia ini. Dari hingga yang sederhana, hingga yang menghebohkan dunia.
"Fakultas Ilmu Sosial dan Politik"

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang  pada awalnya bernama Fakultas Kesejahteraan Sosial didirikan pada tanggal 11 Juli  tahun 1968 sebagai afilial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dua tahun kemudian  (1970) berubah menjadi Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dan sekaligus mulai berdiri sendiri lepas dari Universitas Muhammadiyah Jakarta. Saat itu FIS baru mengembangkan satu jurusan yaitu
Prodi
Akreditasi
A
A
A
A
A
Lokasi : Gedung kuliah Bersama (GKB) I
Email : -
Telp : +62 341 464318-19 (hunting) Ext. 132

Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial dengan status terdaftar, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 022/A/I/1975 tertanggal 16 April 1975 dengan fasilitas kampus yang berada di Jl. Bandung No.1 Malang.  Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial terus berkembang dan memperoleh kepercayaan dari masyarakat, sehingga pemerintah lewat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 10 Mei 1982 mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: 0168/0/1982, meningkatkan status dari terdaftar menjadi diakui. Tiga tahun kemudian pada tanggal   yang sama, jurusan pertama di FISIP UMM ini statusnya sudah disamakan, berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 0257/0/1985.
"KAMPUS"
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) adalah perguruan tinggi swasta terakreditasi "A" dengan Nomor SK: 074/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013, yang berpusat di kampus III terpadu Universitas Muhammadiyah Malang, Jalan Raya Tlogomas 246 Kota Malang, Jawa Timur. Universitas yang berdiri pada tahun 1964 ini berinduk pada organisasi Muhammadiyah dan merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di Jawa Timur. UMM termasuk dalam jajaran PTS terkemuka di Indonesia bersama UII dan UMY. Oleh karena didominasi warna dinding putih, UMM sering disebut sebagai kampus putih
UMM merupakan salah satu universitas yang tumbuh cepat, sehingga oleh PP Muhammadiyah diberi amanat sebagai perguruan tinggi pembina untuk seluruh PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) wilayah Indonesia Timur. Program-program yang didisain dengan cermat menjadikan UMM sebagai "The Real University", yaitu universitas yang benar-benar universitas dalam artian sebagai institusi pendidikan tinggi yang selalu komit dalam mengembangkan Tri Darma Perguruan Tinggi
 "OBYEK WISATA KABUPATEN BALANGAN"

Kabupaten Balangan punya slogan Banua Sanggam. Dalam Bahasa Banjar, Banua berarti kampung atau daerah. Sedangkan Sanggam bermakna rasa persaudaraan yang kuat.
Tapi, Sanggam dalam slogan ini sebenarnya merupakan singkatan dari Sanggup Begawi Gasan Masyarakat. Artinya, Sanggup Bekerja untuk Masyarakat. Inilah slogan para pemimpin di daerah ini. [Slogan yang cuma gombal atau tidak, ya?]
Balangan memiliki luas wilayah 1.878,3 kilometer persegi. Delapan puluh tujuh persen diantaranya berupa daratan. Termasuk di dalamnya, hutan-hutan di Pegunungan Meratus. Sementara sisanya daerah perairan, yang terdiri dari sungai dan rawa-rawa. Ada sekitar 117 ribu jiwa yang berdiam di Balangan.
Terdapat delapan kecamatan di Balangan, yaitu Paringin, Paringin Selatan, Batumandi, Lampihong, Juai, Halong, Awayan dan Tebing Tinggi. Halong merupakan kecamatan terluas dengan 659,84 kilometer persegi. Dan Lampihong yang luas wilayahnya 96,96 kilometer persegi, menjadi yang terkecil.
Pusat kabupaten berada di Paringin. Monumen Perjuangan Rakyat Balangan dan Pasar Paringin menjadi landmark daerah ini.